Rabu, 15 Agustus 2018

CARA MUDAH PEMBUATAN ARANG SEKAM

Assalamu'alaikum wr.wb.

Salam sobat tani.

    kali ini kami mau berbagi pengalaman tentang cara pembuatan arang sekam.Arangsekam berasal dari limbah sekam padi dari hasil penggilingan gabah kering dalam proses pembuatan beras.Fungsi dari pembuatan arang sekam khususnya di bidang pertanian diantaranya adalah;

1.menjaga ph tanah dari keasaman salah satu penyebab tanaman tidak bisa tumbuh maksimal.
2.menekan perkembangan patogen dalam tanah penyebab layu pada tanaman baik oleh jamur ataupun bakteri.
3.menjaga daya simpan air pada tanah dari proses penguapan.
4.arang sekam mengandung unsur silika yang sangat diperlukan tanaman dalam pertumbuhan atau masa vegetatif agar tanaman tidak mudah terkena penyakit.
5.singkat kata arang sekam bisa dikatakan sebagai pembenah tanah.




   Namun penggunaan arang sekam tersebut bagi sebagian kalangan petani masih belum dimaksimalkan bahkan jarang dipakai dengan berbagai alasan diantaranya;ribet atau malas memakainya padahal sangat besar manfaatnya bagi pertanian dan mudah cara pembuatanya.

    Berikut cara dan bahan pembuatan arang sekam;

1.bahan;
-sekam padi
-kawat strimin berukuran 1cm atau seng yang dilingkarkan kemudai di beri lubang kecil-kecil.
-kertas untuk membakar.

2.cara membuat;
-letakkan kawat strimin atau seng yang dibuat tadi ditengah-tengah sekam yang akan kita buat menjadi arang kemudian gunakan kertas untuk membakar sekam lewat kawat strimin tadi.
-setelah itu tinggal nunggu pembakaran selesai,otomatis jadi sendiri,mudah bukan..?

    Untuk lebih jelasnya sobat tani bisa melihat secara langsung dalam video kami berikut ini;


   Nah...,cukup sekian dulu dari kami semoga bermanfaat,sukses untuk semuanya n salam kompak selalu.

Wassalamu'alaikum wr.wb.

Senin, 13 Agustus 2018

lengkap#cara semai benih cabai beserta perawatanya

Assalamu'alaikum wr.wb.
Salam dulur tani.

Kali ini kami mau berbagi pengalaman tentang cara penyemaian benih cabai agar tumbuh dengan serempak secara mudah.Benih cabai di bagi jadi 2;jenis hibrida dan jenis lokal.


cara penyemaian dari biji;
1.Jenis lokal yang diambil dari buah cabe,setelah benih diambil dari buah cabe kemudian dijemur dibawah sinar matahari sampai kering bertujuan untun membersihkan dari jamur dan bakteri pada biji cabe'.
2.Jenis hibrida,langsung dsirendam dengan air hangat yg dicampur dengan bawang putih sebagai ZPT alami,sedangkan jenis lokal setelah kering diperlakukan sama.
3.Setelah direndam selama 6-8 jam kemudian diperam dengan kain basah selama 2 hari untuk hibrida dan lokal 4 hari.
4.Setelah berkecambah benih siap ditanam pada media yang telah disediakan.
Berikut cara pembuatan media semai yg bisa dulur tani kunjungi;


5.Cara penanamanya dengan memasukan benih yang telah berkecambah kurang lebih 1/2 cm kedalam media tanam yang telah dibasahi sebelumnya,kemudian tutup tipis dengan tanah halus.
6.kemudian tutup dengan plastik gelap atau karung media yang telah dikasih bibit tersebut selama 2 hari untuk jenis hibrida dan 4 hari untuk jenis lokoal.
7.setelah benih dibuka ,kasih peneduh di atasnya agar terlindung dari sinar matahari secara langsung selma 3 minggu.semua.
8.benih tinggal merawat dengan melakukuan  penyiraman sesuai kebutuhan tanaman.
9.Umur 1 bulan benih siap untuk di tanam.
berikut kami membuat video tentang cara menyemai benih cabe agar tumbuh serempak dengan mudah;


Demikian dari kami cara penyemaian benih cabe semoga bermanfaat salam sukses untuk kita semua,Amien.

Wassalamu'alaikum wr,wb.

Sabtu, 11 Agustus 2018

pembuatan media semai tanaman cabe,tomat dan lain-lain

Assalamu'alaikum wr.wb.

Selamat datang ,selamat jumpa diblog kami.

    Kali ini kami mau berbagi pengalaman tentang cara membuat media semai untuk tanaman cabe,tomat dll dengan sistim sosis.

 Bahan yang diperlukan adalah;

  1. plastik kantong dengan ukuran 6cm.
  2. tanah lembut/sudah diayak.
  3. pupuk kandang halus yang sudah difermentasi atau sudah lama.
  4. pupuk hayati trichoderma dan insectisida tabur seperti kurater atau furadan (pencegah layu dan hama serangga).
   Berikut contoh media yang digunakan;


  
                                               

 cara pembuatan;

  1. 1.Semua bahan dicampur,kemudian dimasukkan kedalam kantong plastik yang telah disediakan.
  2. Tusuk-tusuk plastik yang telah diisi media semai dengan tusuk sate atau kayu sejenisnya fungsinya agar air bisa masuk kedalam media tanah yang ada dalam kantong plastik.
  3. Masukkan kantong plastik yang berisi media semai kedalam air sebentar saja.
  4. Angkat dari air kemudian potong-potong dengan ukuran 5cm.
  5. Tempatkan selama 1 minggu dibawah sinar matahari langsung.
  6. Media semai siap untuk ditanami.
Berikut ini contohmedia semai yang sudah jadi ;





Utuk lebih jelasnya sobat tani bisa langsung melihat dalam video kami berikut ini;

      
      

    Demikian cara pembuatan media semai dari kami,ada kurang lebihnya kami mohon maaf,semoga bermanfaat dan salam sukses untuk kita semua,Amien.

    Wassalamu'alaikum wr.wb,        

Perawatan tanaman padi masa vegetatif dan generatif

Assalamualaikum wr.wb.
Salam tani.!

    Kali ini kami mau berbagi pengalaman tentang perawatan tanaman padi sawah.Pertumbuhan tanaman padi dibagi dua periode yaitu:
      1.vegetatif atau pembentukan akar , batang dan daun( masa pertumbuhan).
      Pada masa ini tanaman padi memerlukan unsur makro dan mikro untuk proses pertumbuhan agar maksimal.
       Unsur makro( nitrogen,phospat dan kalium) dapat diperoleh dari pemberian Pupuk urea,ts dan phonska.Sedangkan unsur mikro yang diperlukan diantaranya kalsium, boron , magnesium dan unsur mikro lainnya.
      Unsur mikro sebenarnya sudah tersedia di alam, namun hal tersebut belum mencukupi kebutuhan yang diperlukan tanaman. untuk mengatasi hal tersebut diperlukan pemberian Pupuk mikro yang sangat penting untuk pertumbuhan tanaman padi.
       Diantara pupuk mikro yang sangat diperlukan dalam masa vegetatif adalah: kalsium,boron dan magnesium.yang mana dalam penggunaannya sebaiknya dicampur dengan pupuk organik/ pupuk hayati pembenah tanah.
     Berikut ini adalah contoh dari pupuk cair pembenah tanah dan pupuk mikro untuk masa vegetatif.

                                                Pupuk organik/ hayati pembenah tanah                                    
                                      


Pupuk mikro kalsium,boron dan magnesium cair

   Pengaplikasiannya kedua pupuk tersebut dilakukan selama 4× yaitu :15,25,35 dan 45 hst, karena ini adalah masa vegetatif atau masa pertumbuhan tanaman padi.
     Untuk lebih jelasnya sobat tani bisa melihat secara langsung dalam video ini.,



2. Masa generatif ( pembentukan bunga dan buah)
    Periode ini mulai umur 50-55 hst pembentukan bunga dan buah.umur 55-80 hst pengisian buah.umur 80- 110 hst pematangan buah ( tergantung jenis padi ).
    Pada masa ini padi memerlukan unsur makro yaitu kalium dan juga mikro seperti pada masa vegetatif.
      Pemberian kedua unsur tersebut dilakukan 3 periode Yaitu ; umur 55,65 dan 75 hst.Di atas 80 hst sudah tidak diperlukan lagi karena ini sudah masa pematangan buah.
      Berikut ini contoh pupuk kalium cair yang bisa digunakan untuk penyepraynan masa generatif;





    Pada masa ini pemberian pupuk organik/hayati sebagai pembenah tanah sudah tidak diperlukan lagi karena sudah diberikan ketika masa vegetatif, cukup kalsium dan kalium cair.
    Untuk lebih jelasnya sobat tani bisa melihat secara langsung dalam video kami berikut ini;


   Sekian dulu dari kami tentang cara perawatan tanaman padi sawah untuk masa vegetatif dan generatif, ada kurang lebihnya kami mohon maaf, semoga bermanfaat dan salam sukses untuk semua.

      Wassalamu'alaikum wr.wb.


Rabu, 01 Agustus 2018

Cara efektif pemupukan padi #pengendalian hama sekaligus gulma

Assalamualaikum wr.wb.

   Sobat tani dimanapun berada selamat datang selamat jumpa lagi dengan kami.

   Pada kesempatan kali ini kami mau berbagi pengalaman tentang cara pemupukan tanaman padi sawah untuk pemupukan pertama.pemupukan pertama biasanya dilakukan mulai 3 hst atau 5 hst atau 7 hst, tergantung waktu yang sengang kapan.
 
    Pupuk yang digunakan untuk lahan -+1500m2 sekitar 100 kg yang terdiri dari : urea/za,ts/sp 36, Phonska,selain pupuk kandang.kebutuhan pupuk tergantung kondisi lahan.misal: sawah yang tanahnya berlumpur tidak perlu ts/sp 36, sebaliknya yg agak tandus atau kurang subur membutuhkan ts/sp 36.
 
   Berikut ini adalah contoh pupuk makro yang digunakan untuk padi.


 Ketika pemupukan pertama yg diperlukan adalah unsur nitrogen yang bisa diambil dari urea atau za dengan persentase 25 7 7.
Urea atau za 25%, ts 7% , Phonska 7%.
    Pemupukan kedua dan ketiga lihat kondisi tanaman akan tetapi untuk jatah urea dihabiskan pada pemupukan yang kedua.
      Sedangkan untuk pemupukan yang ketiga, persentase Phonska harus lebih tinggi dari ts/ sp 36.
      Sedangkan untuk pemupukan yang pertama, ketika mencampur pupuk tambahkan insektisida tabur seperti kurater atau furadan dan herbisida sistemik selektif yang berbentuk serbuk atau powder seperti matsulindo.

     Ketika pemberian herbisida berserta insektisida tersebut jangan sampai over dosis karena bisa menyebabkan padi stagnan atau pertumbuhan terhenti.

   Berikut ini adalah contoh insektisida dan herbisida yang bisa dipakai.




   Fungsi dari insektisida ini untuk meminimalisir serangan Anggie" atau orong" yang biasa memakan tanaman padi ketika masih kecil juga untuk mencegah serangan Sundep ataupun serangga lainnya.

   Untuk lebih jelasnya cara pemupukan tanaman padi sawah untuk yang pertama kali ,sobat bisa melihat video berikut ini yang kami rekam secara langsung beserta pengaplikasiannya.

   
   Cukup sekian dulu dari kami tentang cara pemupukan tanaman padi yang efektif, ada kurang lebihnya saya mohon maaf, salam sukses untuk kita semua.

   Wassalamu'alaikum wr.wb.

Pengendalian penyakit hawar daun atau kresek pada tanaman padi

Assalamualaikum wr.wb.

Selamat datang, selamat jumpa di blog kami.

    Pada kesempatan kali ini kami mau berbagi pengalaman tentang cara pengendalian penyakit hawar daun/ kresek/ kropok en( orang Jawa nyebutnya) pada tanaman padi.

     Penyebab penyakit ini adalah bakteri campetris.karena penyebabnya dari jenis bakteri ,maka pengendaliannya juga harus menggunakan bakterisida (pestisida untuk bakteri).

    Berikut ini adalah contoh tanaman padi yang terserang penyakit hawar daun atau kresek.




    Sedangkan untuk pengendaliannya bisa menggunakan bakterisida seperti:nordok, agrep,plantomycin, bactocyn dll.
   
    Berikut ini adalah contoh bakterisida yang bisa dipakai untuk mengatasi penyakit hawar daun/ kresek.





    untuk lebih jelasnya,sobat tani bisa melihat padi yang terserang penyakit hawar daun secara langsung dalam video kami berikut ini.


    Demikian cara kami mengatasi penyakit hawar daun pada tanaman padi, semoga bermanfaat dan cukup sekian dulu dari kami,ada kurang lebihnya mohon maaf, salam sukses untuk semua.

    Wasallamu'alaikum wr.wb.

Senin, 30 Juli 2018

Pengendalian penyakit blas atau potong leher pada tanaman padi

Assalamualaikum wr.wb..

Selamat datang ,selamat jumpa di blog kami.

     Pada kesempatan kali ini kami berbagi pengalaman tentang cara pengendalian penyakit blas atau potong leher.
     Penyebab penyakit potong leher atau blas adalah jamur atau fungi.
     Berikut ini adalah contoh dari tanaman padi yang terserang penyakit blas atau potong leher.




         Sedangkan untuk pengendaliannya ,karena penyebabnya adalah jamur atau fungi maka pengendaliannya juga harus menggunakan fungisida atau obat jamur.
      Diantara fungisida yang bisa digunakan adalah: antracol,fillia, amistartop dan jenis fungisida lainnya.
       Berikut contoh fungisida yang bisa dipakai untuk mengatasi penyakit blas atau potong leher.
     



   Penggunaan fungisida tersebut bila musim hujan sebaiknya dicampur dengan perekat,bisa juga dicampur dengan insectisida atau obat serangga.
     Untuk lebih jelasnya sobat tani bisa melihat secara langsung dalam video kami berikut ini :


     Demikian cara pengendalian penyakit blas atau potong leher pada tanaman padi.semoga bermanfaat untuk kita semua,ada kurang lebihnya saya mohon maaf, salam sukses untuk kita semua dan terimakasih atas kunjungannya.

         Wassalamu'alaikum wr.wb.
   

Jumat, 27 Juli 2018

Pengendalian hama Sundep atau beluk pada tanaman padi

Assalamu"alaikum wr.wb.

Selamat datang,selamat jumpa di blog kami.

    Pada kesempatan kali ini kami mau berbagi pengalaman tentang pengendalian hama sundep atau beluk pada tanaman padi sawah. Diantara hama tanaman padi yang sering menyebabkan terjadinya kegagalan panen adalah hama Sundep atau penyakit amblas ketika padi masih kecil dan biasa disebut beluk atau malai hampa ketika padi sudah berbuah.


    Penyebab hama Sundep atau beluk adalah hama ulat penggerek batang yang disebarkan oleh kaper atau kleper sebagai vektor penyebaranya dengan cara bertelur pada batang padi.Dari telur inilah terbentuknya ulat yang biasa disebut hama ulat pengerek batang penyebat dari hama sundep atau beluk.
    Berikut ini adalah contoh tanaman padi yang terserang hama Sundep atau beluk.



Beluk atau malai hampa


Kleper atau kaper sebagi vektor penyebarannya.


Sundep menyerang sebelum padi berbuah.

    Sedangkan pengendaliannya bisa menggunakan insektisida yang cara kerjanya sistemik kontak lambung.Seperti manuver,regen, virtako atau furadan dengan sistem tabur bersamaan dengan pemupukan padi.
    Berikut contoh insektisida yang bisa dipakai untuk mengatasi hama Sundep atau beluk.




Untuk lebih jelasnya sobat tani bisa melihat secara langsung dalamvideo kami berikut ini;


    Demikian cara pengendalian hama sundep atau beluk pada tanaman padi.Terimakasih atas kunjungannya semoga bermanfaat dan salam sukses untuk kita semua.

Assalamu'alaikum wr.wb.

CARA MUDAH PEMBUATAN ARANG SEKAM

Assalamu'alaikum wr.wb. Salam sobat tani.     kali ini kami mau berbagi pengalaman tentang cara pembuatan arang sekam.Arangsekam ber...